Rita tiaswari

Perempuan, 25 tahun

Yogyakarta, Indonesia

Keberhasilan adalah kemampuan untuk melewati dan mengatasi dari satu kegagalan ke kegagalan berikutnya tanpa kehilangan semangat.
| ::

Navbar3

Cari Blog Ini

Senin, 03 September 2012

Orangtua Mencontoh Anak

Ada pepatah bilang "buah yang jatuh tidak jauh dari pohonnya, rasanya ungkapan itu dapat dibenarkan, meskipun tidak sepenuhnya kepribadian anak merupakan cerminan dari perilaku orangtuanya. Karena apa yang didapatkan anak bisa diperoleh dari lingkungan masyarakat,sekolah dan tempat tinggal. Ini sebuah kisah dari seorang murid, meskipun pada akhirnya dia terpaksa harus dikembalikan ke orangtua karena kelakuannya yang sudah tidak bisa ditoleransi lagi. Apa yang dilakukan adalah tindak pelecehan terhadap sesama. Dan ketika mengetahui sedikit tentang keadaan keluarganya, ayahnya pensiunan namun juga memiliki pergaulan yang kurang baik, sedangkan ibunya adalah seorang ibu rumah tangga biasa, dengan dia adalah anak satu-satunya, tampaknya dia terlampau dibuai oleh kemanjaan dari sang ibu. Hal ini dapat disimpulkan ketika dalam beberapa panggilan orangtua tampak membelanya, mengatakan anak itu kadang mengalami darah rendah, cepat panas dan sebagainya. 
Ada hal serupa yang juga dialami seorang anak, anak yang cukup slengekan..siapapun guru yang mengajar selalu berpendapat yang sama  kehadiran dia dikelas sangat tidak kondusif sekali. Sikapnya yang masa bodoh dan seolah tidak membutuhkan pelajaran sama sekali, bahkan tugas-tugaspun tidak dikerjakan sama sekali, dikelas yang ada hanya tidur dan tidur sama sekali tidakikut KBM aktif.
Suatu saat anak itu pernah dibawa ke psikolog untuk mengetahui apa yang ada dalam dirinya, dari hasil psikolog tersebut anak itu memang memiliki semangat yang rendah, bahkan lebih jauh lagi anak itu merasa hidupnya menderita.

Minggu, 02 September 2012

Haruskah menyita lagi...

Hari ini adalah hari senin, sebagaimana himbauan yang ditujukan pada siswa beberapa saat yang lalu ketika siswa dilarang keras membawa hp namun sekarang terbukti dari hasil sidak itu beberapa HP terpaksaharus berada ditangan bapak ibu guru? Saya tak habis mengerti dengan mereka itu, mengapa selalu saja tidak memahami aturan yang telah disepakai disekolah.
Kalaupun sekarang ada kesepakatan bahwa hp yang sudah dibawa itu akan dikembalikan dengan berbagai kategori, hal ini dikarenakan alasan apabila siswa langsung mengambil hp begitu saja maka mereka akan merasa leluasa mengulangilagi hal yang sama.
Untuk kategori hp yang biasa saja tanpa ada sms, foto,video yang berbau porno dalamtempo 2 minggu baru bisa diambil oleh orangtua. Sedangkan untuk kategori hp yang berbau porno, waktunya lebih lama lagi bisa sampai 2-3 bulan baru bisa diambil oleh orang tua.
Ada satu masukan lagi dari bapak guru ada salah seorang siswa yang ketika lagi mengajar dikelas, terlihat anak  tampak diam, dan tidak terlihat ramai, maupun gaduh, namun apa yang terjadi justru dia sedang asyik On line, bahkan saat itu dia lagi asyik dengan facebook. Di saat sekarang ini, tampaknya anak akan lebih merasa senang menjelajah ke dunia maya, daripada belajar tentunya, dunia maya (cyber space yang banyak menawarkan aneka macam hiburan/informasi  walaupun semuanya tidak hanya berefek positif bahkan negatif juga. BB yang pada awalnya hanya dimiliki oleh kalangan tertentus saja, sekarang ini juga bisa dinikmati oleh orang biasa, bahkan dahulu ketika harus menggunakan hp yang mahal, namun sekarang ini hanya dengan merk hp seharga 400 ribu saja bisa dipake. Bahkan BB dekarang inipun sudah biasa digunakan oleh anak usia sekolah tingkat SMP. Memang darisekian kemanfaatan yang didapatkan, seharusnya seorang siswa mampu menggunakannnya sesuai dengan porsi dan porsinya, toh meskipun sekolah melarang keras membawa hp mereka msih tetap bisamenggunakannya dirumah. Sehingga pernyataan Haruskah menyita lagi....!!

Rabu, 29 Agustus 2012

Kesalahan Fatal

Apa yang dilakukan anak-anak yang tidak tahu bahwa apa yang dianggap sebagai sebuah keisengan ternyata menjadi sebuah petaka yang mengakhiri kelanjutan studi. memang merupakan suatu hal yang sangat dilema disisi lain kiata menggalakkan wajib belajar 9 tahun. Dan semua sepakat bahwa hal itu dicangankan disekolah sekolah. Namun dalam mencapai proses pendidikan disekolah tersebut anak-anak yang berada disekolh harus bisa mentaati segala peraturan yang mengikat ketika menjadi siswa sisekolah.
Dalam perjalanan waktu tersebut dapat dijumpai beberapa siswa yang tidak masuk lelas, otomatis hal ini akan menunda waktu belajar disekolah. Bahkan bukan hanya itu saja dalam perjalanan siswa dari semester semester banyak berguguran siswa mereka dengan sengaja sudah tidak mau masuk sekolah lagi dengan berbagai alasan klasik misalnya ngambek pada orang tua karena tidak dituruti apa yang mereka mau (misalnya minta HP tidak dituruti minta dibelikan motor tidak dituruti.). begitu juga alasan siswa yang memang sengaja tidak masuk sekolah karena memang mereka terlibat dengan pelanggaran berat disekolah sehingga terpaksa dikembalikan ke orangtua.
Untuk yang terakhir ini setiap tahun pasti ada siswa yang harus dikembalikan karena melakukan kesalahan fatal. Contohnya sebuah kejadian dibulan Ramadhan pada "Mabit". Sangat miris sekali dan prihatin ada siswa yang berbuat itu pakah anak usia Mts yang setiap hari belajar tentang ilmu keagamaan sampai tidak thu akan najis, bahkan menganggap hal itu hanya sebuah keisengan lelucon semata??? Hal yang sudah wajar kalau kemuadian hal itu dijadikan alasan utama membuat konferensi kasus. Dan akhirnya sebuah kesalahan fatal tersebut sudah diputuskan. Dan sekolah senantiasa berfikir itukah yang yerbaik bagi dia, dia tetap bisa melanjutkan sekolah ditempat yang lain.
Sekilas kisah tentang anak itu ( dari berbagai info ) adalah seorang anak

Kamis, 02 Agustus 2012

Jangan mudah terbawa emosi.................

Kejadian berawal dari kejadian suatu hari tatkala ada beberapa siswa yang terlibat perkelahian, padahal mereka sedang berpuasa, sedangkan makna puasa adalah untuk melatih kesabaran dan menahan nafsu dari hal-hal yang mengurangi pahala puasa. Nah...kejadian tadi adalah untuk peringatan kepada para siswa agar berhati-hati dalam bersikap, sering terjadi perkelahian remaja dipicu oleh hal-hal yang sangt sepele misalnya: senggolan, lirikan mata, bahasa isyarat  lainya itu dianggap sebagai tantangan yang memicu perkelahian antar remaja. Berikut ini ada beberapa tips:

  • Semua teman adalah sama,  jangan pernah menganggap bahwa akulah senior yang harus dihormati oleh yang yunior, begitu juga disekolah kla VII harus hormat pada klas VIII klas VIII hormat pada kelas IX
  • Buatlah situasi pertemanan yang menyenangkan, bercanda yang secukupnya.
  • Jagalah sikap dengan baik,jangan merasa sok jagoan,paling hebat,paling brani
  • Semua orang memiliki kesempatan menciptakakan kedamaian bersana

Minggu, 17 Juni 2012

peran orang tua

Peran orangtua dalam pendidikan anak sangatlah besar, dan ini mempengaruhi perkembangan di kehidupan masa selanjutnya, masa anak-anak, masa remaja dan masa dewasa. Ada beberapa hal yang menjadi pengamatan saya sebagian besar murid-murid yang dikatakan btuh "perhatian khusus" adalah mereka yang berasal dari lingkungan keluarga yang broken home, kuran harmonis dan peran-peran yang lain yang tidak maksimal diberikan oleh orangtuanya. Begitu pula cara pola asuh orangtua juga mempengaruhi perkembangan masa remaja,orang tua yang cuek-dan acuh. Adalah seorang Ih dia adalah salah satu murid kami, mengungkapkan ekspresi kekecewaan terhadap orangtuanya dengan cara bergaul dengan temanya, yang menurus pada pergaulan kurang baik karena memiliki hobinongkrong dijalan,merokok, bahkan minum-minuman keras, Namun Ih sangat berbeda ketika berada dirumah diaseperti anak yang manis dan penurut, tak pernah membantah apa yang dikatakan orang tuanya. Sikap yang berbeda ditunjukan pula ketika berada di sekolah, memang dia seakan hanyalah anak yang pendiam dikelas namun ada beberapa guru yang mengatakan diamnya itu pasif alias tidak mau mengerjakan tugas-tugas disekolah, setiap kali akan mengerjakan tugas dia selalu pamit ke Uks, bilang "capek...Pusing., dan sebagainya itu hanyalah alasan dia.
 

Konflik seksual pada remaja

Hal yang menarik ini saya peroleh ketika melakukan tindakan referal kepada beberapa  siswa asuh yang tidak perlu disebut namanya, dari kesemuanya memiliki masalah yang hampir sama konflik seksual, dalam hal ini sangat bervariasi yang tidak perlu disebutkan namun ada diantara mereka yang mengalami maslah merasa kurang jantan, ataupun maslah lain yang membuat mereka tidak percaya diri.
Menurut perkiraan saya hal ini dikarenakan pengetahuan dan pemahaman mereka mengenai seksual yang masih kurang di masa remaja, sehingga mereka justru memperoleh semua informasi dari temannya bahkan lebih fatal lagi dari akibat mereka sukan menonton hal hal yang berbau porno yang belum semstinya ditonton. Dari informasi yang kurang jelas terkadang malah menimbulkan kesan yang kurang baik dalam diri mereka, misalnya maaf mereka menonton film orang luar negeri yang vulgar lalu mereka membandingkan kondisi fisik pribadinya dengan orang luar, dan karena pemahamannya yang kurang mereka justru mempunyai kesan negatif terhadap dirinya.

Rabu, 06 Juni 2012

Kucing manis

Ini tentang seoarng anak yang cukup sering menjadi bahan perbincangan bapak ibu guru disekolah, suatu ketika anak tersebut berhari-hari tidak masuk sekolah, bahkan lebih dari satu minggu tidak masuk sekolah.
Dan ketika kami telah sampai dirumahnya, kulihat anak itu sedang membelah kayu disamping rumah,begitu melihat kami tiba dia seakan menyambut kami semua dengan sopan.
Dan akhirnya ketika kami sudah bicara panjang lebar dia mengatakan bahwa dia tidak masuk sekolah karena merasa kecil hati dan tidak percaya diri karena divonis tidak naik kelas